Cara kerja QR code WhatsApp
Kode ini memakai link click-to-chat resmi WhatsApp. Nomor Anda diubah menjadi angka saja, tanpa tanda plus, spasi, atau angka 0 di depan, lalu pesan ditambahkan sebagai teks yang di-encode untuk URL: https://wa.me/6281234567890?text=Halo%2C%20saya%20mau%20pesan%20meja.
Saat dipindai, HP membuka link tersebut, WhatsApp terbuka, dan chat ke nomor Anda muncul dengan pesan yang sudah menunggu di kolom ketik. Tidak ada yang terkirim sebelum orang itu menekan kirim, jadi pesannya bisa diubah dulu. Jika WhatsApp belum terpasang, link membuka halaman web yang menawarkan unduhan aplikasi atau WhatsApp Web.
Nomor wajib diawali kode negara, karena wa.me tidak bisa menebak negara Anda. Untuk Indonesia, tulis +62 812-3456-7890, bukan 0812-3456-7890. Generator menerima 7 sampai 15 digit, cukup untuk nomor internasional. Akun WhatsApp Business bekerja sama persis dengan akun pribadi.
Contoh penggunaan
- Warung Makan Bu Sri menempel kode di meja dan etalase dengan pesan “Halo, saya mau pesan untuk dibungkus”, sehingga pesanan masuk dengan format yang rapi.
- Online shop menyelipkan kode di paket atau resi untuk pertanyaan seputar pesanan dan komplain, lebih mudah daripada mencari nomor admin.
- Salon atau barbershop mencetak kode di kartu nama dengan pesan “Saya mau booking jadwal”, jadi tidak perlu bolak-balik menanyakan maksud chat.
- Kos-kosan atau kontrakan menaruh kode di papan “Disewakan” agar calon penyewa bisa langsung tanya ke pemilik.
- Pemandu wisata menunjukkan kode di titik kumpul supaya rombongan bisa menghubunginya selama tur.
Tips sebelum mencetak
- Tulis nomor dalam format internasional, misalnya +62 812-3456-7890, bukan 0812-3456-7890. Angka 0 di depan memang dihapus, tetapi kode negara 62 tidak bisa ditambahkan otomatis.
- Buat pesan otomatis singkat dan spesifik, seperti permintaan booking atau “Nomor pesanan saya:”. Pesan panjang membuat kode lebih rapat.
- Pindai sendiri kode yang sudah jadi dan pastikan chat terbuka ke nama yang benar. Salah satu digit saja bisa membawa pelanggan ke orang asing.
- Pakai nomor yang memang dipegang admin atau kasir dan aktif di jam buka. Kode yang mengarah ke nomor yang jarang dibalas justru membuat pelanggan kecewa.
- Jika Anda ganti nomor, kode cetak tetap membuka nomor lama, jadi siapkan cetak ulang.